Seperti di Indonesia, bagi umat Islam merayakan Idul Fitri atau Nasrani merayakan Natal, Yahudi pun memiliki hari rayanya sendiri. Penasaran ada hari raya apa saja?
Berikut dikutip dari berbagai sumber, 5 Hari Raya yang diperingati Yahudi setiap tahunnya:

1. Pesach  (Passover)

Pesach/ Paskah orang Yahudi adalah perayaan yang dirayakan pada hari ke-14  dan berakhir pada hari ke-21 dalam bulan yang disebut Nisan (nama bulan berasal dari budaya Babel). Hari besar Paskah ini menjadi salah satu yang paling penting yang diperingati oleh umat Yahudi karena di hari ini mereka mengenang kisah pembebasan Israel dari perbudakan di Mesir.  

Fakta menarik di Hari Paskah Yahudi ini adalah selama seminggu umat Yahudi merayakannya dengan makan seder, yaitu daging domba yang dibumbui rempah pahit dan roti yang tidak beragi itu mereka hanya roti yang tidak beragi. Oleh karena itu, Hari Paskah disana juga sering disebut Hari Raya Roti Tidak Beragi.

Seperti yang ada tertulis dalam Imamat 23:6-8 :

"Dan pada hari yang kelima belas bulan itu ada hari raya Roti Tidak Beragi bagi TUHAN; tujuh hari lamanya kamu harus makan roti tidak beragi. Pada hari yang pertama kamu harus mengadakan pertemuan kudus, janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan berat. Kamu harus mempersembahkan korban api-api kepada TUHAN tujuh hari lamanya; pada hari yang ketujuh haruslah ada pertemuan kudus, janganlah kamu melakukan pekerjaan berat."

2. Shavuot

Shavuot atau sering disebut Hari Pekan Raya / Perayaan Panen merupakan Hari Raya Yahudi yang jatuh pada hari ke-6 bulan Ibrani Sivan (kalender Yahudi). Savuot ini diperingati sebagai hari Allah memberikan Taurat kepada Musa dan bangsa Israel di Gunung Sinai.

Fakta menarik pada Shavuot ini adalah Savuot terkait dengan musim panen biji di Israel, sehingga pada zaman dulu, panen yang berlangsung selama tujuh minggu merupakan musim suka cita yang dimulai dengan panen jelai (sereal/biji-bijian) selama Paskah dan diakhiri dengan panen gandum saat Shavuot. Dulunya, pada pekan ini panenan buah pertama dibawa ke kuil. Namun pada masa sekarang mereka merayakannya dengan melafalkan doa dan mengikuti pembelajaran Taurat sepanjang malam, melakukan pembacaan puisi liturgi selama kebaktian pagi di Sinagoge (tempat beribadah orang yahudi), mereka juga mendekor rumah dan sinagoge mereka dengan tanaman hijau juga mengonsumsi produk-produk seperti  susu dan keju saat shavout.

3. Rosh Hashanah (Jewish New Year)

Rosh Hashanah dalam bahasa Ibrani berarti "permulaan tahun". Hari raya ini juga sering kali disebut sebagai Yom Teruah (Hari Meniup Serunai Shofar, Yom Hazikarom (Hari Mengingat), Yom Hadim (Hari Penghakiman), atau Ianim Nora'im (Hari Pertobatan Sepuluh Hari). Secara Etimologi Kata "rosh" dalam bahasa Ibrani berarti "kepala". Kata "shanah" berarti "tahun". Jadi, "Rosh HaShanah" berarti 'kepala suatu tahun', merujuk kepada hari pertama suatu tahun dalam kalender Ibrani.  Biasanya dalam kalender Masehi, jatuh sekitar bulan September-Oktober.

Rosh Hashanah merupakan Perayaan Tahun Baru bagi umat Yahudi. Perayaan ini adalah perayaan tahun baru yang dirayakan dengan meriah dan penuh khidmat.  Selain memperingati mengenai hari penciptaan alam raya, mereka juga mempercayai hari itu adalah hari penghakiman. Tuhan diyakini sedang menimbang kebaikan dan kesalahan dan sedang memutuskan nasib mereka berdasarkan kedua hal itu.

Fakta menarik pada perayaan ini, ada kebiasaan untuk memakan roti yang dicelupkan pada madu. Tradisi ini melambangkan doa dan harapan untuk tahun baru yang baik dan manis. Selain itu, sepanjang hari mereka berada di sinagoge untuk melakukan peribadatan yang difokuskan pada pengagungan Tuhan. Lalu fakta menarik yang menjadi ciri khas dari perayaan ini adalah ditiupnya serunai yang disebut shofar sepanjang hari di sinagoge sebagai tanda perayaan.

4. Yom Kippur

Yom Kippur atau Hari Penebusan atau Hari Pendamaian (hari grafirat) adalah hari yang dianggap paling suci dalam agama Yahudi. Walaupun disebut perayaan, sebenarnya dilakukan puasa selama 25 jam, dihitung dari terbenamnya matahari. Namun ada pengecualian yaitu untuk mereka yang sakit dan anak-anak tidak perlu melakukan puasa. 

Fakta menarik dari Yom Kippur ini adalah Yom kippur ini merupakan satu-satunya Hari Raya Yahudi yang tidak ditunda apabila berbenturan dengan hari Sabat. Hari Penebusan ini merupakan peringatan yang sangat sakral dan umat Yahudi wajib hadir di sinagoge. Mereka melakukan peribadatan berupa pengakuan dosa dan permohonan ampunan yang dilakukan dengan nyaring oleh seluruh jemaat. 

5. Feast of Tabernacles (Sukkot)

Sukkot atau disebut Hari Raya Pondok Daun (bahasa Ibrani) atau perayaan Tabernakel adalah Hari Raya Yahudi yang merupakan perayaan pengucapan syukur bagi Israel atas hasil panen yang dirayakan selama tujuh hari pada bulan purnama di antara bulan September dan Oktober. Tepatnya, hari raya ini dilaksanakan pada 15 Tisyri (Kalender Yahudi). Perayaan ini disebut dengan "Sukkot" dalam bahasa Ibraninya karena aspek utama dari festival ini adalah sebuah pondok (sukkah). Pada masa perayaan ini, umat Yahudi berziarah ke Bait Allah di Yerusalem sambil membawa persembahan. 

Fakta menarik dari perayaan ini adalah setiap keluarga Yahudi membangun sebuah pondok berdinding tiga dan memiliki atap yang terbuat dari ranting palem dan dedaunan. Pondok-pondok tersebut disiapkan untuk menyambut tujuh tamu mistis, yaitu Abraham, Ishak, Yakub, Musa, Harun, Yusuf, dan Daud yang dipercaya akan datang ke pondok yang dibuat itu selama festival tersebut berlangsung. Selain itu tujuan mereka tinggal dalam pondok-pondok yang terbuat dari daun-daun selama 7 hari bertujuan agar mereka menyadari bahwa mereka dulu tidak memiliki rumah selama pengembaraan mereka di padang gurun, ketika mereka keluar dari perbudakan di Mesir menuju Tanah Perjanjian. Dalam Kitab Keluaran diceritakan kisah perjalanan bangsa Israel menuju tanah yang dijanjikan. Untuk itu, mereka memperingatinya dengan merayakan Sukkot, pengembaraan di padang pasir dan hidup di hunian nonpermanen. Sukkot sendiri menjadi perayaan yang menyenangkan karena Yahudi merasa semakin dekat dengan alam dan yakin Tuhan sedang melindungi mereka.