Pengumuman Angkasa Pura Airport untuk YIA


Sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan RI No. PM 25 Th. 2020 mengenai pengendalian transportasi selama masa mudik idul fitri th 1441 H dalam rangka pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) akan diberlakukan larangan sementara penggunaan  transportasi umum untuk mengangkut penumpang. Larangan ini berlaku sejak 24 April 2020 (yang direvisi menjadi 25 April 2020) hingga 31 Mei 2020. Namun pelaksanaannya mungkin bisa saja diperpanjang mengikuti perkembangan dari situasi dan kondisi yang terjadi. Larangan ini berlaku untuk  transportasi darat, transportasi perkeretaapian,  transportasi laut, dan  transportasi udara yang mengangkut penumpang.

Akan ada sanksi bagi pihak-pihak yang nekat tetap melaksanakan mudik atau perjalanan keluar/masuk ke daerah:

  • zona merah

  • yang menetapkan PSBB

  • daerah aglomerasi yang ditetapkan sebagai wilayah PSBB pada waktu yang sudah ditentukan (sampai dengan 31 Mei 2020).


Adapun pengecualian dari permenhub ini adalah untuk pejabat dan aparatur sipil negara, petugas medis;pemadam kebakaran; ambulan; serta pengantar jenazah yang sedang bertugas, angkutan untuk logistik serta alat medis, dan tenaga kerja yang berada di luar negeri.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Novie Riyanto, mengatakan larangan terbang ini baik perjalanan dalam negeri (domestik) maupun luar negeri (internasional).



Adapun mekanisme pembatalan dan pengembalian tiket seperti yang diatur dalam permenhub adalah sebagai berikut:


Angkutan Darat:

Badan usaha angkutan udara wajib mengembalikan biaya tiket secara penuh atau 100% (seratus persen) kepada calon penumpang yang telah membeli tiket yang untuk perjalanan pada  tanggal ditetapkannya pengendalian transportasi selama mudik.


Angkutan Laut:

Badan usaha transportasi laut dalam mengembalikan biaya tiket secara penuh atau 100% dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  1. pengembalian biaya tiket 100% secara tunai; atau 

  2. melakukan penjadwalan ulang (reschedule) bagi calon penumpang yang telah memiliki tiket dengan tanpa dikenakan biaya tambahan; atau 

  3. melakukan perubahan rute pelayaran (reroute) bagi calon penumpang yang telah memiliki tiket tanpa dikenakan biaya tambahan dalam hal rute pada tiket tidak bertujuan keluar dan/atau masuk wilayah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2. 

Dengan catatan: penjadwalan ulang dan perubahan rute pelayaran berlaku selama satu tahun untuk satu kali pemesanan ulang.


Angkutan Udara: 

Badan usaha angkutan udara dalam mengembalikan biaya tiket angkutan udara secara penuh atau 100% dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut: 

  1. melakukan penjadwalan ulang (reschedule) bagi calon penumpang yang telah memiliki tiket dengan tanpa dikenakan biaya;

  2. melakukan perubahan rute penerbangan (reroute) bagi calon penumpang yang telah memiliki tiket tanpa dikenakan biaya dalam hal rute pada tiket tidak bertujuan keluar dan/atau masuk wilayah berzona merah atau yang menetapkan juga yang ditetapkan PSBB;  

  3. mengkompensasikan besaran nilai biaya jasa angkutan udara menjadi perolehan poin dalam keanggotaan badan usaha angkutan udara yang dapat digunakan untuk membeli produk yang ditawarkan oleh badan usaha angkutan udara; atau

  4. memberikan kupon tiket (voucher ticket) sebesar nilai biaya jasa angkutan udara (tiket) yang dibeli oleh penumpang dapat digunakan untuk membeli kembali tiket untuk penerbangan lainnya dan berlaku paling singkat satu tahun serta dapat diperpanjang paling banyak satu kali


Infografis Pengembalian Biaya Tiket